Jelang Libur Hari Raya, Realisasi Koordinasi LTT Jabar di Monitor
Bogor (17/3) – Penanggung Jawab Luas Tambah Tanam (LTT) Provinsi Jawa Barat, Direktur Serealia, Gunawan, S.P., M.Si., pagi ini selenggarakan Koordinasi Realisasi Pencapaian LTT di Provinsi Jabar secara daring dengan menghadirkan Tenaga Ahli Mentan dan seluruh Penjab Kab/Kota, Perwakilan Dinas, serta Ketua Tim Kerja Kabupaten. Evaluasi pencapaian LTT disampaikan dari Direktur Serealia agar mencapai target seluruhnya dan bisa dipenuhi termasuk menutup Musim Tanam I Oktober – Maret, jelas Gunawan. Ia juga menyebutkan prediksi curah hujan di bulan Maret masih cukup tinggi dan dapat dilakukan percepatan tanam, tambahnya lagi. Umumnya di Jabar, tren hingga Maret ini positif walau secara luas panennya lebih kecil di banding tahun 2025.
Pertemuan hari ini dilanjutkan dengan evaluasi per Kab/Kota dan bahkan penekanannya pada penyampaian target breakdown level Kecamatan sebagaimana disampaikan saat Workshop di BPP Lembang pada 5 Maret lalu per kecamatan yang belum melakukan penginputan atau penyesuaian targetnya. Kepala BRMP PH selaku Penjab Kab/Kota Cianjur dilaporkan oleh Ketua Tim Kerja Abdul Sidik, S.P., M.M., berkaitan dengan kondisi Kab/Kota Cianjur yang cukup aman dengan penacapaian per kecamatan dan masih ada beberapa ‘kantong’ yang diantisipasi untuk pemenuhan data di periode cuti bersama Lebaran, jelasnya. Sidik menegaskan bahwa antisipasi dari Pihak Korluh di lingkup Cianjur telah dilakukan dengan mendata kebutuhan pompa, kebutuhan pupuk, padi gogo, sebagaimana kebutuhan ini kemungkinan dapat dipaskan dengan waktu tanam diposisi setelah Lebaran, jelasnya.
Secara keseluruhan kondisi pencapaian data LTT Jabar dalam kondisi aman dan tren positif dan untuk ini kondisi pencapaian Kabupaten Sukabumi di apresiasi karena sangat pesat dan diharapkan kondisi positif ini agar bisa diikuti oleh wilayah yang lain, jelas Gunawan, sebagaimana Penjab Sukabumi ada dalam kewenangan Kepala Pusat PVTPP. Hal lain yang diingatkan berkaitan dengan kondisi libur disebutkan bahwa libur LTT hanya untuk di H1 dan H2 Lebaran saja, tidak ada libur. Berkaitan dengan Data LBS (Luas Baku Sawah) mulai dilakukan pendataan agar tidak ada yang terlewat sebagaimana bahwa posisi pembaharuan data biasanya dilakukan 3 tahun sekali. Himbauan dari Bapak Nandang Sudrajat, selaku TAM Jabar menginfokan agar setiap daerah melaporkan potensi lahan gogonya agar dapat dipetakan sekalian seJabar, himbaunya.
Diakhir rakor ini, disebutkan bahwa untuk mekanisme bantuan disarankan untuk menggunakan Permentan 02/2026 dan bantuan apa saja yang dibutuhkan agar mulai dilakukan identifikasi untuk percepatan tanam dan semai agar tetap dipantau juga berkaitan dengan serangan OPT guna antisipasi serangan usai lebaran, tutup Yayat mewakili Dir Serealia dalam menutup Koordinasi pagi hingga siang hari ini.